TANGISAN
DAN AZAB KUBUR:
Antara Ungkapan Sedih dan
Ratapan
(Suatu Analisa Sanad dan
Matan Hadits)
Khairullah
Abstrak
Munculnya
aksi "kritik hadits" tidak dimaksudkan untuk menguji ajaran
Rasulullah, tetapi menguji daya tangkap, kejujuran dan kecermatan para
periwayat. Menolak hadits bukan berarti menolak Rasulullah, tetapi menolak
klaim bahwa riwayat itu dari Rasulullah. Dalam melakukan kegiatan penelitian
sanad dan matn hadits terdapat kaidah-kaidah yang harus dikuasai oleh kritikus.
Dalam penelitian hadits berikut ini, akan diungkap faktor penyebab yang
substansi diazabnya seseorang di alam
kubur. Apakah tangisan keluarga yang ditinggalkan mati atau sebagai balasan
dari perbuatan semasa ia hidup di dunia.
Kata Kunci: Tangisan,
Azab Kubur