SUBYEKTIVITAS DAN
OBYEKTIVITAS DALAM STUDI
AL-QUR`AN
(Kontribusi Paul Ricoeur dan
Muhammad Syahrur)
Anwar Mujahidin
Abstrak
Masalah
dasar-dasar ilmiah bagi tafsir al-Qur`an kontemporer sangat mendesak untuk
diperdebatkan dipanggung akademik studi al-Qur`an. Perdebatan antara penggunaan
akal (bi al-ra`yi) dan penggunaan riwayat (bi al-ma`tsur) dalam studi al-Qur`an
sama sekali tidak menghantarkan pemikir Islam kontemporer pada suatu
dasar-dasar metodologi tafsir yang yang bisa dipertanggung jawabkan, karena
perdebatan dua metode klasik di atas hanya membawa pemikiran Islam jumud dan
berputar-putar pada pertarungan idiologi antar kelompok yang semakin menjauhkan
umat dari petunjuk yang dimaksudkan al-Qur`an. Paul Recoeur adalah filosof asal
Perancis yang menekuni kajian teks (hermeneutika) dan Muhammad Syahrur adalah
seorang muslim yang menjadi dosen teknik di universitas Damaskus yang tertarik
menekuni studi al-Qur`an. Kedua tokoh memiliki kontribusi yang sangat berarti
dalam meletakkan dasar-dasar metode tafsir kontemporer, terutama bagaimana
konsep teks dan hubungan antara teks,
pengarang (author) dan pembaca (reader). Apakah ada standar obyektifitas
dalam studi al-Qur`an, bagaimana juga hak peneliti yang sekaligus sebagai
pembaca. Masalah inilah yang dikupas dalam makalah ini.
Kata Kunci : Tafsir, Hermeneutika, Teks, al-Qur`an,
Subyektif, Obyektif.