PERAN DAN TANGGUNG JAWAB MANUSIA
DALAM AL-QUR’AN
Oleh: Khairullah[1]
Abstrak
Secara garis besar, peran dan tanggungjawab manusia dapat
dibagi kepada tiga peran utama. Pertama,
Manusia sebagai hamba Allah SWT. Barometer peran ini adalah Tauhid. Kedua,
Manusia sebagai makhluk sosial. Barometer peran ini adalah sikap egalitarianisme, tolong menolong, dan
toleransi. Ketiga, peran sebagai khalifah fil-ardl yang merupakan
pengejawantahan dari peran profetik manusia.
Untuk menjalankan kedua peran di atas bukanlah hal yang
mudah. Untuk itu Allah membekali manusia dengan potensi. Dengan bekal potensi
itu manusia bersedia menerima amanat tersebut, sehingga memungkinkannya mampu
mengemban amanat itu. Lebih jaun lagi, potensi yang dimaksud bukan saja potensi
untuk dapat menunaikan amanat tersebut, tetapi potensi yang dapat menunaikan
amanat dengan baik dan bertanggungjawab.
Potensi itu diwujudkan melalui pemahaman serta penguasaan
terhadap hukum-hukum kebenaran yang terkandung dalam ciptaan-Nya, kemudian
menyusun konsep-konsep serta melakukan rekayasa untuk membentuk wujud baru
dalam alam kebudayaan untuk kemaslahatan umat manusia.
Kata Kunci: Peran, Tanggungjawab, al-Qur’an