Tampilkan postingan dengan label Konsumerisme Dan Kosumisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsumerisme Dan Kosumisme. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2013

Konsumerisme Dan Kosumisme Dalam Perspektif Tafsir Al-Qur`an

Konsumerisme Dan Kosumisme
Dalam Perspektif Tafsir Al-Qur`an




Oleh:
Anwar Mujahidin[1]


Abstrak
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Tafsir al-Misbâh terdapat paradigma baru mengenai harta sebagai “milik” bersama yang harus menghasilkan manfaat bersama. Harta merupakan pokok kehidupan, namun tidak seperti pandangan materialis yang menempatkan harta di atas segalanya. Prinsip tersebut berimplikasi pada prinsip-prinsip konsumsi dalam al-Qur`an. Konsumsi bahkan pada barang-barang mewah tidak dilarang, namun dikendalikan sehingga tidak kelas kaya dan miskin. Hubungan yang punya dan yang lemah secara ekonomi, tidak hanya sekedarhubungan kedermawanan antara yang kaya dan yang lemah yang bersifat pribadi namun di dasarkan pada cita-cita mewujudkan keadilan sosial dan hubungan harmonis antara sesama manusia.

Kata Kunci : Tafsir al-Qur`an, Harta, Konsumsi, Masyarakat