Dekonstruksi
Tafsir Antroposentrisme
(Telaah
Ayat-Ayat Berwawasan Lingkungan)
Oleh:
Junaidi
Abdillah[1]
Abstrak
Mainstream
yang berkembang bahwa alam semesta ini disediakan oleh Tuhan hanya untuk
kemakmuran manusia, membuat eksplorasi atas sumber daya alam ini makin brutal
tak terkendali. Agama-agama
samawi juga ditengarai kuat menanamkan
paham antroposentrisme pada pemeluknya. Sehingga, muncul
pandangan bahwa penyebab kerusakan lingkungan dan alam
tersebut diakibatkan paham antroposentrisme tersebut. Islam
sebagai salah
satu agama samawi juga tidak luput dari tudingan tersebut.
Karenanya, tulisan
ini bermaksud membongkar
paradigma tafsir bias antroposentisme dalam Islam. Dengan metode maudlu’i,
penulis mengumpulkan dan mengelaborasi ayat-ayat berbasis ekologi. Pendekatan
yang dipakai adalah bayani dan hermeneutika. Sedangkan content
analysis sebagai pisau bedahnya. Tulisan ini bertujuan menemukan pesan-pesan tafsir berbasis
lingkungan dalam perspektif ekologi Islam.
Kata Kunci: Lingkungan, Tafsir,
Antroposentrisme, Ekologi.